Tahun Depan, Roket Buatan SpaceX Akan Mengadopsi Penggunaan Dogecoin

Roket SpaceX Akan Mengadopsi Penggunaan Dogecoin

Share :

Kanalcoin.com – Geometric Energi Corporation sebagai perusahaan manufaktur dan logistik berbasis di Kanada, dikabarkan akan meluncurkan muatan ke bulan. Nantinya, proyek tersebut sepenuhnya akan didanai oleh Dogecoin sebagai salah satu mitra SpaceX dalam mengembangkan roket luar angkasa.

Minggu lalu, perusahaan mengumumkan bahwa roket yang sedang dipersiapkan tersebut, nantinya bisa melakukan perjalanan ke bulan. Perusahaan menekankan, paling cepat inovasi tersebut bakal terealisasi pada kuartal pertama 2022, bersamaan dengan peluncuran roket SpaceX Falcon 9.

Adapun rinciannya, roket tersebut memiliki berat 40 kilogram dan dirancang sebagai alat yang memiliki kecerdasan buatan. Kecerdasan itu diadopsi dari terintegrasinya sensor kamera dengan sistem data yang telah diinput.

Dilansir Kanalcoin.com dari Cointelegraph, setelah resmi melaukan transaksi dengan Dogecoin, pihak Geometric Energy Coporation telah menetapkan Dogecoin sebagai unit bisnis di sektor luar angkasa.

Wakil Presiden Penjualan Komersial SpaceX menyatakan inovasi tersebut akan mendemonstrasikan penerapan mata uang kripto. Sehingga, kata dia, mata uang kripto dapat ditetapkan sebagai mata uang dasar dalam pedagangan antarplanet.

Namun, hingga kini, baik SpaceX maupun Geometric Energi Corporation, belum menentukan bagaimana Dogecoin digunakan dalam pendanaan roket. Hanya saja, masih mengutip laporan Cointelegraph, biaya tersebut mungkin akan merujuk pada pengembangan muatan, sekaligus dimasukkan sebagai kas dana untuk dikirimkan ke bulan.

Sebelumnya, perusahaan memiliki misi untuk mengembangkan program eksplorasi bulan di Cina. Saat itu, roket yang dipakai pada tahun 2019 meraup biaya 1,2 miliar yuan atau berkisar $172 juta.

Biaya itu habis untuk mengirimkan pendaratanyang beratnya mencapai 1200 kg dengan penjelajah sebesar 140 kg. NASA sebagai lembaga Amerika Serikat yang bertanggung jawab terhadap program maupun penelitian luar angkasa, turut membawa massa muatan 49,6 kg dengan biaya sekitar $280 juta.

Biaya tersebut sudah termasuk penelitian dan pengembangan. Di mana, dana yang digunakan mencapai $5,6 juta per kg. Hanya saja, nilai itu tidak memperhitungkan massa saat peluncuran.

Masih menurut laporan Cointelegraph, jika satelit Geometric Energy menanggung biaya yang sama dengan desain SpaceX, dalam delapan tahun ke depan ada kemungkinan dana yang digelontorkan lebih efesien.

Jika dikalkulasi, perusahaan hanya perlu membayar sekitar $225,88 juta atau setara Rp3,3 miliar. Dalam kalkulasi Dogecoin, nilai yang dikeluarkan berkisar 338 juta Dogecoin untuk muatan 40 kg.

“Ini akan mewakili 0,3% dari pasokan Dogecoin yang nilainya mencapai 129,5 miliar token Dogecoin,” ujar CEO Geometric Energy, Samuel Reid.

Sementara itu, dalam beberapa kesempatan, Elon Musk sebagai CEO SpaceX berulang kali memberi isyarat bahwa Dogecoin akan menjadi mata uang kripto pertama yang penggunaannya sampai ke bulan.

Karena prediksinya tersebut, Musk diminta bertanggung jawab terhadap cuitannya dalam akun sosial media. Sebab, dalam 30 hari terakhir, harga Dogecoin nyaris melonjak, nilainya meningkat lebih dari 800 persen.

(*)

Redaksi-Kanalcoin
Author: Redaksi-Kanalcoin

Cryptocurrency Media

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments