Apa itu BlockChain

“Blockchain adalah buku besar transaksi ekonomi yang tidak dapat rusak yang dapat diprogram untuk mencatat tidak hanya transaksi keuangan tapi hampir semuanya bernilai.”
Don & Alex Tapscott, penulis Blockchain Revolution

BlockChain berasal dari 2 buah kata block dan chain yang berarti Rantai dan block. Dimana setiap Teknologi ini akan membentuk block-block yang menampung informasi yang akan didistribusikan dalam jaringan yang kemudian akan membentuk rantai karena akan divalidasi setiap informasi oleh node yang terdapat dalam jaringan tersebut. Terknologi berjalan dalam jaringan terdistribusi, yang berkebalikan dari jaringan terpusat dimana transfer data terkontrol dan bergantung kepada pusat untuk ditransferkan kepada client. Jaringan distribusi ini, setiap node memiliki hak kontrol yang sama untuk bisa mentransmisikan atau mendistribusikan informasi ke dalam suatu jaringan. Blok-blok dalam jaringan ini berisi informasi dan data yang terenskripsi oleh kriptographi yang memungkinkan seseorang untuk sulih merubah isi data yang ada dalam blok tersebut. Dalam transfer data ke dalam jaringan ini, blok-blok baru akan terbentuk yang berisi informasi yang membentuk sebuah rantai dalam jaringan dan akan divalidasi oleh node yang ada dalam jaringan dalam setiap transfer data yang dilakukan. Sehingga Informasi dalam jaringan ini akan membentuk sebuah buku besar yang mencatat semua transaksi data dalam jaringan. Setiap orang dapat melacak informasi data dari mana dan akan kemana data tersebut ditransfer, dan data tersebut akan sulit untuk dirubah karena terenskripsi oleh cryptographi dalam teknologi tersebut.



Konsep ini pertamakali dituangkan dalam sebuah paper yang ditulis oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008, dengan judul “Bitcoin : A peer-to-peer Electronic Cash System”. Paper tersebut menjelaskan tentang sebuah cara pengiriman uang secara elektronik dari satu tempat ke tempat lain tanpa memerlukan pihak ketiga, layaknya seperti transaksi uang diperbankan melalui instansi bank untuk bisa mengirimkan uang ke tempat lain yang memakan waktu dan biaya jika ditransfer dalam bank yang berbeda. Implementasi dari paper tersebut, adalah Cryptocurrency yang saat ini terkenal dengan nama Bitcoin, dimana seseorang bisa mentransfer Cryptocurrency tersebut dari satu tempat ke tempat lain tanpa memerlukan waktu yang lama. Satoshi Sendiri hingga saat ini belum di ketahui keberadaannya setelah mengedarkan paper tersebut dalam sebuah forum email. Namun banyak yang telah mencoba untuk melakukan riset lebih jauh tentang teknologi tersebut untuk diterapkan ke dalam berbagai bidang karena konsepnya yang transparan dan efisien.

BlockChain tidak hanya tentang Cryptocurrency, Ia merupakan teknologi yang dianggap dapa merevolusi cara kerja internet selama ini dan juga layanan transaksi perbankan karena sifatnya yang transparan, terbuka, aman dan instan. Berbagai perusahaan telah mencoba untuk berekseperimen dengan teknologi teksebut diantaranya Microsoft, Dell, Samsung, JP Morgan, Visa daln lain-lain. Visa menyatakan bahwa dengan adanya blockchain, perindustrian, khususnya di sektor financial dan pembayaran, telah berubah dan perusahaan-perusahaan harus bersahabat dengan teknologi tersebut agar tidak tertinggal.

Blockchain juga bisa disebut sebagai sebuah buku besar yang dapat mencatat setiap transaksi dalam jaringan yang tanpa dikontrol oleh pihak manapun. Setiap orang dapat menelusuri setiap transaksi yang pernah terjadi dalam jaringan tersebut, dan tidak ada siapapun yang dapat mengubah isi data dalam jaringan tersebut karena menggunakan teknologi cryptographi untuk keamanan datanya.