Waspada! Saham Coinbase Jatuh ke Jurang Terendah

Coinbase Putuskan Berinvestasi di Titan

Share :

Kanalcoin.com – Pergerakan mata uang kripto kini masih menjadi sorotan. Pasalnya, Kamis (7/5/2021) kemarin saham Coinbase jatuh ke posisi terendah. Adapun salah satu pemicunya adalah investor Wall Street nyaris melarikan diri dari saham.

Sementara itu, rekor penilaian pasar mata uang kripto mencapai lebih dari $2,4 triliun. Tercatat, saham Coinbase hanya senilai $255,15. Di mana, ia berada dalam titik bahaya karena posisinya kian rendah.

Posisi Coinbase dalam jurang bahaya juga telah melanggar harga referensi, yang berkisar $250. Angka ini berdasarkan angka terakhir di hari Kamis. Namun, setelah debut eksplosif, Coinbase masih menurun.

Karena itu, saat ini perusahaan memiliki kapitalisasi pasar dengan total $48,7 miliar. Ditaksir, nilai ini setengah dari $100 miliar yang mencapai puncak tertinggi pada bulan lalu.

Direktur penelitian di FBB Capital Partners, Mike Bailey, menyebutkan, aksi jual beli bitcoin sebagian besar didorong oleh pembentukan “gelembung mini” yang saat ini sedang dalam proses meledak.

Sebagaimana Kanalcoin.com lansir dari Cointelegraph, pihaknya melihat gelembung mini dari SPAC, IPO, cryptocurrency, serta perkembangan teknologi sejak akhir 2020 sampai awal 2021 ini.

“Banyak dari pemegang aset ini ‘mabuk berat.’ Namun, mata uang kripto mengalami hangover yang buruk,” kata Bailey.

Bahkan, ia pun berpendapat posisi mata uang kripto berada di tempat yang salah. Sebab, tahun ini kinerjanya relatif lebih buruk dari aset lain. Sambung Bailey, sejak 1 Januari silam, pasar mata uang kripto telah melonjak lebih dari tiga kali lipat.

Menurut dia, lonjakan itu didorong oleh Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Altcoin dan mata uang kripto lainnya yang mampu mencetak rekor baru.

Kendati demikian, mata uang kripto bukan tanpa volatillitas harga yang ekstrim. Terlebih, pada tanggal 17–23 April lalu pasar saham telah kehilangan ratusan miliar dolar akibat nilai bitcoin yang merosot.

Saat itu, nilai bitcoin jatuh ke level $47 ribu. Namun, pemulihan yang cepat membuat bitcoin kembali ke level atas, yakni $50 ribu dan berakhir $57 ribu saat berita ini ditulis.

Dalam beberapa hari terakhir, aksi jual beli bitcoin mencerminkan adanya penurunan serupa dalam Indeks Komposit Nasdaq. Di mana, perusahaan ini mengoperasikan tiga bursa saham di Amerika Serikat: Bursa saham Nasdaq, Bursa efek Philadelphia, dan Bursa efek Exchanges.

Setidaknya, indeks acuan Wall Street sudah mencatat penurunan berturut-turut dalam waktu tujuh hari dalam delapan sesi perdagangan terakhir.Setelah ditutup pada rekor tertinggi, yakni $14.138,78 pada 26 April lalu, Nasdaq Composite rupanya sudah turun lebih dari 4%.

(*)

Redaksi-Kanalcoin
Author: Redaksi-Kanalcoin

Cryptocurrency Media

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments