Terjun ke Industri Bitcoin, Paypal Sasar Masyarakat Amerika Serikat

Paypal Rambah Bitcoin

Share :

Kanalcoin.com – Paypal selaku perusahaan yang menyediakan jasa transfer uang mengklaim, selama kuartal-I 2021 layanan mata uang kripto menunjukkan hasil yang positif. Pada April lalu, CEO Paypal, Dan Schulman menyatakan permintaan mata uang kripto di platform Paypal berlipat ganda. Jumlahnya melebih ekspektasi awal perusahaan.

Karena itulah, baru-baru ini Paypal membatasi pembelian mata uang kripto. Di setiap minggunya, investor maksimal hanya bisa membeli US$ 100.000. Paypal pun telah menghapus batas tahunan.

Alasan perusahaan membatasi pembelian kripto lantaran transaksinya melonjak lima kali lipat. Padahal, perusahaan telah membatasi limit mingguan sebesar US$ 20.000. Sementara peningkatan substansial dari batas pembelian tahunan berkisar US$ 50.000.

Bahkan, jika merujuk laporan yang dirilis baru-baru ini, jumlah pengguna mata uang kripto global mencapai 221 juta pada Juni 2021 lalu. Angka ini meningkat dari yang semula 100 juta menjadi 200 juta. Peningkatan terjadi dalam kurun waktu empat bulan.

Awal tahun lalu, Paypal sendiri telah meluncurkan lini bisnis kripto dan blockchain. Perusahaan pun sepakat untuk terjun dan menekuni dunia kripto sejak Oktober 2020. Awalnya, Paypal menyasar masyarakat Amerika Serikat agar membeli Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash serta Litecoin.

Selanjutnya, pada Maret 2021 PayPal mengizinkan penduduk Amerika Serikat membayar transaksi menggunakan aset digital. Terbaru, di bulan Mei 2021 perusahaan bakal mengizinkan pelanggannya menarik mata uang kripto sebagai aset investasi di pihak ketiga.

Karena pencapaian itu, Paypal mengumumkan bakal membuka lowongan pekerjaan. Teranyar, perusahaan membuka 102 posisi untuk menangani kripto.

Sebagaimana kanalcoin kutip dari newsbitcoin, perusahaan bakal merekrut orang-orang untuk mengisi 102 posisi yang handal menangani mata uang kripto maupun blockchain. Perusahaan bakal menempatkan pekerja lima wilayah. Beberapa di antaranya Irlandia, Tel Aviv (Israel), Singapura, Hong Kong dan Guatemala City. Posisi itu nantinya untuk meningkatkan layanan pembayaran PayPal, yakni Xoom.

Sementara di wilayah Amerika Serikat, PayPal pun membuka lowongan besar-besaran. Adapun rinciannya 22 ditempatkan di California, 16 ditempatkan di New York, 13 ditempatkan di Texas, sembilan orang ditempatkan di Arizona dan delapan orang lainnya ditempatkan di Illinois.

Posisi yang dibutuhkan pun cukup beragam. Misalnya teknik di bidang mata uang kripto, manajer program, manajer strategi, manajer analitik AML blockchain, penyelidik, manjer operasi, spesialis invesitigasi kripto, manajer pelaporan pajak kripto, hingga direktur hukum kripto.

Hal ini dinyatakan oleh CEO Paypal Dan Schulman. Dia menyebutkan, hingga saat ini perusahaan bersiteguh untuk memperluas layanan mata uang kripto. Karenanya, perusahaan meluncurkan super app sebagai integrasi perbankan terbuka. Perusahaan pun berencana melakukan ekspansi bisnis di Inggirs, serta meningkatkan fitur transfer.

“Kami sangat senang dengan momentum yang kami lihat, khususnya pada mata uang kripto. Kami pun akan menambahkan fungsionalitas perusahaan ke dalam kripto,” ujar Schulman sebagaimana kanalcoin lansir dari newsbitcoin, Kamis (5/8/2021).

(*)

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments