Soroti Bitcoin, Presiden Bank Sentral Argentina Siap Bentuk Regulasi

Share :

Kanalcoin.com – Miguel Pesce yang merupakan presiden Bank Sentral Argentina (CBA) mengeluarkan beberapa aturan mengenai transaksi pada mata uang Bitcoin yang akan segera diterapkan di negara tersebut.

Dalam konferensi pers yang membahas mengenai keuangan digital, Miguel Pesce secara tidak langsung menyatakan bahwa semua bank berada di bawah naungannya, agar secepatnya menemukan solusi yang efektif terhadap para investor baru di dunia cryptocurrency.

Lebih lanjut, tujuan Pesce mengenai hal tersebut, yaitu untuk memperingatkan para investor baru agar lebih hati-hati dalam melakukan deposit keuangan melalui mata uang kripto, seperti Bitcoin atau BTC.

Peraturan mengenai transaksi mata uang cryptocurrency, Bitcoin telah dibuat oleh Bank Sentral Argentina.

Dalam konferensi yang berlangsung di Argentine Institute of Finance Executives (IAEF), Miguel Pesce selaku presiden dari Bank Sentral Argentina secara tidak langsung akan membuat kebijakan baru mengenai transaksi pada mata uang cryptocurrency, Bitcoin.

Menurut laporan News.Bitcoin.com yang dilansir Kanalcoin.com, Pesce telah menyinggung mengenai kekhawatirannya terhadap transaksi yang berlangsung pada pasar pertukaran tradisional dengan hadirnya Bitcoin.

Menurut Miguel Pesce, pembayaran dengan menggunakan Bitcoin bukan termasuk alat yang bisa digunakan pada transaksi keuangan. Hal tersebut disebabkan karena Bitcoin sendiri tidak memiliki asset pendukung keuangan serta tidak adanya jaminan pada hasil yang akan didapat.

Meski demikian, Pesce tetap memberi jaminan atas kelangkaan yang terjadi dengan membuat harga berada level tertinggi, sehingga Bitcoin merupakan aset finansial yang sangat prospektif.

Cryptocurrency, Bitcoin tidak efektif pada pasar pertukaran tradisional.

Para ahli di bidang keuangan, memberikan pendapat bahwa Bitcoin bisa menjadi alat investasi yang menarik untuk digunakan. Secara tidak langsung, instrumen tersebut mampu memperoleh laba besar yang diambil dari para investor.

Oleh sebab itu, Pesce menyinggung adanya dampak yang tidak menguntungkan terhadap pertukaran pada pasar tradisional, dengan hadirnya sistem pembayaran yang berasal dari mata uang kripto.

Pesce menegaskan, Bank Sentral Argentina akan berupaya agar terhindar pada sistem keuangan tersebut, dengan bercampurnya transaksi pertukaran pada pasar tradisional dengan cryptocurrency.

“Bitcoin mempengaruhi instrument keuangan serta kebijakan pada CBA,” ucap Pesce.

Masih menurut laporan News.Bitcoin.com, saat ini CBA memiliki prioritas dalam mencapai tujuan pada digitalisasi dengan sistem pembayaran. Adanya tujuan tersebut, Pesce menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi digital, yaitu dengan hadirnya “Transferencias 3.0”.

Transferencias 3.0 diharapkan mampu meningkatkan penggunaan pada keuangan digital di Argentina.

Sampai sejauh ini, Argentina tercatat sebagai negara yang mayoritas penduduknya, atau sekitar 90% lebih melakukan transaksi dengan menggunakan sistem pembayaran tunai. Hal tersebut merupakan sebuah tantangan bagi bank di negara itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pengguna.

Hadirnya Bitcoin pada sistem keuangan di Argentina, satu sisi mampu memberikan pengaruh yang baik untuk menjadi aset investasi. Di sisi lain, hadirnya Bitcoin, akan berpengaruh pada pasar tradisional yang telah dijalankan.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments