Ripple Yakin Ada 1 Hal yang Bisa Buat Mereka Lepas dari Tuntutan SEC

Babak Baru SEC dan Ripple

Share :

Kanalcoin.com –  Perusahaan mata uang kripto, Ripple Labs, meyakini ada satu hal yang bisa membuat mereka lepas dari tuntutan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Kasus antara Ripple dan SEC masih belum menemui titik terang hingga saat ini. SEC masih bersikukuh untuk terus menggugat Ripple yang dituding telah melakukan perdagangan token mata uang kripto secara ilegal dalam bentuk XRP.

Seperti yang sudah dikabarkan Kanalcoin.com sebelumnya, Ripple dan SEC akan dimediasikan melalui panggilan telepon untuk saling berdiskusi dan menyampaikan argumen satu sama lain. Panggilan tersebut rupanya sudah berlangsung dan menghasilkan beberapa catatan.

Menurut laporan Law360 yang dikutip Kanalcoin.com dari Cointelegraph, Hakim Amerika Serikat, Sarah Netburn, mengabulkan mosi dari terdakwa, Ripple Labs. Ripple meminta kepada hakim untuk mengizinkan mereka menemukan memo mengenai mata uang kripto produksi mereka.

Kasus antara SEC dan Ripple ini sudah dimulai sejak Desember 2020 silam. Pada saat itu, SEC mengajukan gugatan terhadap Ripple Labs telah mendapatkan uang secara ilegal dari penjualan sekuritas tanpa izin pada Agustus 2013.

Gugatan tersebut mebuat CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan Ketua Ripple, Christian Larsen, menjadi terdakwa. Akan tetapi, Ripple sudah mengajukan bantahan terhadap gugatan yang diadukan oleh SEC itu.

Ripple menyampaikan bahwa token milik mereka, XRP, merupakan mata uang kripto yang mirip dengan Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH). Selain itu, Ripple juga menaruh curiga pada proses pelaporan SEC yang baru dilakukan tujuh tahun setelah kejadian.

Masih menurut laporan yang sama, penasihat hukum CEO Ripple, Matthew Solomon, menyampaikan bahwa ada satu hal yang bisa langsung membuat mereka akan lepas dari tuntutan SEC. Hal tersebut adalah bukti memo dari regulator yang menyampaikan kalau XRP mirip dengan BTC atau ETH.

Apalagi, Solomon percaya rentang waktu tujuh tahun yang diambil SEC untuk melakukan gugatan terhadap Ripple bisa menjadi senjata ampuh untuk mematahkan klaim mereka. Menurut Solomon, waktu tujuh hingga delapan tahun seharusnya bisa membuat Ripple memiliki memo dari regulator soal status XRP di pasar kripto.

“Kami membutuhkan penemuan ini untuk mempertahankan diri kami sendiri,” ucap Solomon.

Di sisi lain, penasihat hukum SEC, Dugan Bliss, mengkritik Ripple dan koleganya yang justru berusaha untuk membalikkan gugatan. Seharusnya, Ripple dan koleganya berusaha untuk memberikan pembelaan soal tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.

“Tindakan promotor adalah yang perlu menjadi fokus di sini,” tutur Bliss.

Sementara itu, persidangan yang berlangsung melalui sambungan telepon dihadiri oleh lebih dari 500 orang. Nomor yang diberikan kepada masyarakat merupakan nomor umum yang bisa diakses siapa saja.

Bahkan, ada satu orang yang sempat menayangkan secara langsung audio persidangan antara SEC dan Ripple. Orang itu pun langsung mendapat teguran dan dilarang untuk menyiarkan audionya secara langsung karena bisa mendapatkan hukum pidana.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments