Otoritas di Spanyol Melakukan Penangkapan Pada Pelaku Crypto Money Laundering

money laundering

Bagikan artikel ini :

Menurut pemberitaan yang disiarkan oleh siaran pers Europol, Otoritas Spanyol baru-baru ini menangkap 11 pelaku pencucian uang crypto atau money laundering. Proses operasi penangkapan itu adalah Operation Tulipan Blanca atau White Tulip yang dikoordinasikan oleh Europol dan dilakukan oleh Spanish Guardia Civil. Kasus money laundering pada crypto tersebut digadang-gadang mencapai angka lebih dari 8 juta Euro.

Sementara itu, menurut Europol penyelidikan tersebut dilakukan di lingkaran kejahatan yang melakukan pencucian dana guna penjualan narkotika dengan memanfaatkan kartu kredit dan Cryptocurrency.

Pelaku akan mengambil uang secara tunai, kemudian menyetorkannya kembali dalam jumlah kecil ke beberapa rekening bank ketiga. Karena uang tunai sudah beredar dalam sistem keuangannya maka mereka hanya tinggal perlu mentrasfer sejumlah dana gelap pada para pengedar narkoba yang ada di Kolombia.

Nantinya para penjahat akan mendapatkan kartu kredit yang sudah terhubung dengan rekeningnya dan mereka akan melakukan perjalanan ke Kolombia untuk melakukan penarikan uang. Namun, setelah mereka menyadari bahwa cara yang mereka lakukan dengan menggunakan uang tunai akan sangat mudah dilacak, akhirnya mereka mulai beralih pada penggunaan Cryptocurrency, terutama Bitcoin.

Sementara itu, para pelaku kejahatan mulai mengubah uang tunai ke dalam Bitcoin lewat bursa penukaran, kemudian nantinya mereka juga akan mengubah lagi menjadi Peso Kolombia dan barulah akan disetorkan pada rekening bank di Kolombia pada hari yang sama.

Penggunaan Crypto menjadi jalan keluar para pelaku kejahatan guna melancarkan aksinya agar tidak terdeteksi. Namun nyatanya aksi tersebut dapat digagalkan karena investigasi khusus yang dilakukan oleh Europol yang dibantu Spanish Guardia Civil. Europol tidak ingin kecolongan akan tindakan kejahatan tersebut dengan memanfaatkan Crypto sebagai alat kejahatan yang terencana.

Melalui kerja sama dengan pihak berwenang Finlandia, polisi dapat menetapkan bahwa pertukaran yang digunakan oleh lingkaran criminal ini lokasinya ada di Finlandia, dan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk melacak pelakunya.

Belum semua pelaku kejahatan bisa ditangkap, dilaporkan masih ada sekitar 137 orang yang masih dalam proses penyelidikan oleh Sipil Guardia. Investigasi sementara menunjukan bahwa para tersangka berhasil menyimpan uang hingga lebih dari 8 juta EURO di dalam 174 rekening bank yang berbeda-beda. Europol juga mengatakan bahwa mereka telah melakukan pelatihan khusus guna membantu para petugas penengak hukum dalam proses identifikasi penggunaan Crypto oleh jaringan kejahatan yang sudah terorganisir.

Sementara itu, Cointelegraph melaporkan sebelumnya tanggal 10 April 2018, bahwa Departemen Kehakiman AS (DoJ) telah berhasil melakukan penyitaan pada backpage.com. Penyitaan tersebut dilakukan dengan tuduhan bahwa ia mencuci hampir setengah miliar dolar dalam pendapatan ilegal, beberapa melalui Cryptocurrency.

loading...

Bagikan artikel ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *