Mulai Terjun ke Dunia Kripto, Starbucks Kini Sediakan Pembayaran via Bitcoin

Starbucks Sediakan Pembayaran via Bitcoin

Share :

Kanalcoin.com –  Kedai kopi terbesar dan terpopuler di dunia, Starbucks, dikabarkan sudah mulai terjun ke dunia kripto. Hal itu diketahui setelah Starbucks menyediakan pembayaran via bitcoin kepada para pelanggannya yang tengah menggunakan mata uang kripto.

Dilansir Kanalcoin.com dari News.Bitcoin.com, Starbucks menjalin kerja sama dengan salah satu aplikasi dompet digital bernama Bakkt. CEO Bakkt, Gavin Michael, menyebutkan kalau kerja sama ini sudah melalui tahap pengujian sebelum peluncuran.

Michael menyampaikan ada sekitar 500 ribu pengguna yang berpartisipasi dalam tahap pengujian sebelum peluncuran tersebut. Perusahaan berharap pengujian ini mampu membuat para pelanggan Starbucks tahu kalau mereka bisa melakukan pembayaran via bitcoin.

Setelah melakoni tahap pengujian, seluruh pelanggan Starbucks kini bisa mengakses aplikasi Bakkt di App Store untuk iOS dan Google Play Store untuk Android. Nantinya, aplikasi dompet digital Bakkt ini bisa digunakan untuk melakukan pembelian di seluruh outlet Starbucks.

Michael juga menyebutkan salah satu motivasi menggandeng Starbucks sebagai mitra Bakkt adalah banyaknya pelanggan mereka yang memiliki aset digital. Hal itu membuat Bakkt tertarik untuk memberikan layanan kepada pelanggan untuk menukarkan aset mereka menjadi produk dari Starbucks.

“Rata-rata konsumen memiliki kekayaan aset digital, mulai dari kartu hadiah, poin loyalitas hingga bitcoin, tetapi tidak memiliki alat untuk melacak dan memanfaatkan nilainya secara memadai,” ucap Michael.

“Kami sangat senang dapat menghadirkan Aplikasi Bakkt ke publik sebagai langkah dalam perjalanan kami untuk memperluas akses aset digital ke semua orang,” tutur Michael melanjutkan.

Starbucks sendiri merupakan kedai kopi dengan cabang paling besar di seluruh dunia. Saat ini, tercatat ada lebih dari 30 ribu kedai kopi Starbucks yang tersebar di seluruh dunia. Tak hanya itu, Starbucks juga meraup keuntungan mencapai $26,50 miliar atau sekitar Rp383,24 triliun per tahun.

Sementara itu, vice president Starbucks, Karl Hebert, menyampaikan kalau pihaknya sangat senang bisa memberikan pengalaman baru dalam proses pembayaran kepada para pelanggan mereka.

“Tim kami bekerja sama dengan erat karena Bakkt mencari masukan dalam mengembangkan pengalaman pembayaran yang unik dan tepercaya yang memungkinkan pelanggan untuk membuka nilai aset digital mereka dalam bentuk dolar Amerika Serikat,” kata Hebert.

“Kami sangat senang bahwa pelanggan sekarang memiliki kesempatan untuk menggunakan Bakkt untuk memuat Kartu Starbucks mereka di aplikasi Starbucks dan kemudian menggunakannya untuk membayar di Starbucks,” ujar Hebert menambahkan.

Tak hanya Starbucks, Bakkt diketahui juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan lain yang mulai terjun ke dunia kripto. Bakkt tercatat bekerja sama dengan perusahaan, seperti Golfnow, Best Buy, Choise Hotels, dan Fiserv.

Bakkt juga menyediakan pembayaran secara digital dalam bentuk mata uang kripto, kartu hadiah, dan poin loyalitas pada perusahaan-perusahaan tersebut.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments