Komisi Energi Nasional Chili Akan Menerapakan Blockchain Pada Jaringan Energi

Komisi Energi Nasional Chili

Bagikan artikel ini :

Andres Romero selaku sekretaris eksekutif Komisi Energi Nasional Chili, telah memberikan pengumuman bahwa badan pengatur negara tersebut akan mulai menerapkan teknologi Blockchain pada bulan ini, yaitu bulan Maret 2018.

Sedangkan menurut informasi yang disampaikan Majalah PV, CNE (Comisión Nacional de Energía de Chile)  akan memakai platform Open Energy (Energi Abierta) untuk semakin mengesahkan kualitas serta kepastian data terbuka dari sektor energy Nasional. Sehingga dengan demikian CNE secara resmi akan menjadi bagian dari Entitas public pertama di Chili yang memanfaatkan teknologi Blockchain.

Romero juga telah mengklaim bahwa penerapan Blockchain akan mengamankan data enegeri CME yang akan dipublikasikan pada platformnya, karena Blockchain akan melindungi data tersebut dan tidak ada kemungkinan siapapun bisa mengubah informasi tersebut.

“Komisi Energi Nasional sudah memutuskan untuk menggunakan notaris digital, yang akan memungkinkan untuk kami bisa memberikan informasi pada portal data terbuka untuk tidak diubah atau tidak dimodifikasi” kata Romero

“Informasi public juga merupakan hal yang sangat penting untuk aspek investasi, teknis dan ekonomi. Oleh sebab itu, lewat pemanfaatan teknologi Blockchain, kami akan semakin meningkatkan kepercyaan para pemangku kepentingan, investor dan juga masyarakat umum. Mereka bisa mendapatkan data yang diberikan di energiaabieta.cl” lanjutnya

Sedangkan menurut majalah PV, tepat pada akhir tahun 2017 tenaga surya PV yang suda terpasang di Chili mencapai 1.829 GW. Meskipun total akumulasi daya pada negara Chili sudah melampui angka 2 GW, berkat sepasang pembangkit listrik yang berskala lebih besar dan terhubung dengan skala besar.

Melihat pemanfaatan teknologi Blockcain untuk membantu dan memudahkan regulasi teknologi energy terbaukan, Romero sangat berharap untuk bisa melihat lebih banyak lagi entitas public di seluruh dunia untuk bisa mengadopsi platform berbasis Blockchain.

Romero sangat berpikiran positif terhada pamor teknologi Blockchain, sehingga penerapannya dalam platform energy akan diimplementasikan secepat mungkin, agar manfaatnya bisa segera didapatkan. Bukan untuk mereka saja, namun untuk mereka yang sangat membutuhkan informasi data mengenai energy yang sangat akurat dan tanpa ada pemalsuan sama sekali.

loading...

Bagikan artikel ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *