JPMorgan Beri Lampu Hijau untuk Memperluas Akses Dana Kripto Tanpa Batasan

JPMorgan akses dana kripto

Share :

Kanalcoin.com – Megabank Amerika Serikat, JPMorgan, dilaporkan telah memberikan lampu hijau kepada penasihatnya untuk memberi klien akses ke lima dana kripto. Hal tersebut tersedia bagi semua klien manajemen kekayaan JPMorgan yang sedang mencari nasihat untuk investasi.

Dilansir Kanalcoin.com dari News.Bitcoin.com, pada Kamis (22/7/2021), mengutip langsung dari orang-orang yang mengetahui permasalahan tersebut, yakni penasihat keuangannya untuk memberikan semua kliennya akses ke dana cryptocurrency.

Sehingga, dengan langkah tersebut, menjadikan JPMorgan sebagai megabank pertama yang memperluas akses perdagangan kripto secara tidak langsung kepada semua klien yang sedang mencari saran investasi di luar hanya dengan orang kaya.

Penawaran baru tersebut berlaku untuk semua klien JPMorgan yang mencari nasihat investasi, termasuk klien mandiri bank yang menggunakan apikasi perdagangan Chase bebas komisi, klien kaya raya yang asetnya dikelola oleh penasihat keuangan di bawah JPMorgan Advisores.

Tak hanya itu, penawaran tersebut juga berlaku untuk klien ‘ultrakaya’ yang dilayani oleh bank swasta perusahaan. Pernawaran tersebut berlaku tanpa batasan apa pun.

Pendiri dan CEO Osprey Funds, Greg King, menyatakan bahwa dia sangat senang bergabung dengan platform kekayaan JPMorgan. OBTC akan tetap menjadi dana bitcoin publik dengan harga terendah AS dan dia yakin klien JPMorgan akan melihat nilai dalam produknya.

Yang perlu digarisbawahi dalam hal ini adalah penasihat hanya diperbolehkan untuk membeli dan menjual produk mata uang kripto berdasarkan permintaan dari klien saja. Sederhananya, penasihat dilarang untuk melakukan perdagangan mata uang kripto secara langsung (tidak diminta), terlebih lagi dilarang untuk menyarankan produk kripto kepada klien tersebut.

Padahal jika mengulik dari pernyataan sebelumnya, tepatnya pada Mei 2021 lalu, CEO JPMorgan, Jamie Dimon, mengungkapkan bahwa dalam kesaksian Kongres Komite Jasa Keuangan untuk menjauh dari bitcoin. Hal tersebut tentunya diingat sebagai sikap negatif bank terhadap industri yang sedang berkembang.

Pada akhirnya, secara bertahap bank AS tersebut terus menunjukkan perubahan terhadap meningkatnya minat cryptocurrency.

Dalam memo yang didistribusikan pada awal pekan, JPMorgan mengungkapkan kepada penasihatnya bahwa secara efektif pada Senin (19/7/2021),  mereka dapat menerima pesanan untuk membeli dan menjual lima produk dari cryptocurrency.

Keempat produk diantaranya berasal dari Grayscale Investments, yakni Bitcoin Trust, Bitcoin Cash Trust, Ethereum Trust, dan Ethereum Classic Trust. Dana kelima yang disetujui adalah Bitcoin Trust Osprey Funds.

Diketahui, baru-baru ini CEO J.P. Morgan Asset & Wealth Management, Mary Callahan Erdoes, mengatakan bahwa banyak klien bank yang melihat kripto sebagai kelas aset dan ingin berinvestasi di dalamnya.

Dengan langkah tersebut, JPMorgan bergabung dengan semakin banyak bank investasi yang berencana atau telah menawarkan beberapa jenis investasi layanan kripto kepada klien. Namun, JPMorgan adalah yang pertama dalam memberi klien kekayaan ritel akses langsung ke produk kripto.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments