Jelang Akhir Masa Kepemimpinan, Donald Trump Pertimbangkan Grasi untuk Ross Ulbricht

Donald Trump Pertimbangkan Grasi untuk Ross Ulbricht

Share :

Kanalcoin.com –  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan tengah mempertimbangkan grasi untuk Ross Ulbricht. Hal tersebut disampaikan oleh dua wartawan Gedung Putih, Asawin Suebsaeng dan Adam Rawnsley.

Kedua wartawan Gedung Putih tersebut mengklaim ada sumber tertentu yang sudah merinci bahwa Trump mulai menunjukkan rasa simpatinya kepada Ulbricht yang tengah menjalani hukuman dari Pemerintah Amerika Serikat.

Ross Ulbricht sendiri merupakan pembuat atau pendiri situs web pasar darknet Silk Road. Ulbricht ditangkap pada 2013 lalu. Dua tahun kemudian, tepatnya pada Mei 2015 lalu, Ulbricht akhirnya dijatuhi hukuman seumur hidup ganda ditambah dengan empat puluh tahun tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Akan tetapi, penangkapan Ulbricht tersebut rupanya ditentang oleh banyak orang dan berbagai organisasi di Amerika Serikat. Para pemrotes percaya kalau kasus yang dialami oleh Ulbricht adalah bentuk ketidakadilan pemerintah Amerika Serikat.

Selain itu, pihak keluarga Ulbricht juga sempat mengajukan banding kepada Pengadilan Banding Amerika Serikat untuk Sirkuit Kedua pada 2017 dan Mahkamah Agung Amerika Serikat pada 2018. Akan tetapi, kedua upaya yang dilakukan keluarga Ulbricht tidak menuai hasil.

Situs yang dibuat untuk mendukung kebebasan Ross Ulbricht, freeross.org, menyampaikan kalau sampai saat ini telah ada 250 organisasi, para tokoh terkemuka, dan beberapa pemimpin daerah yang menyuarakan dukungan terhadap kebebasan Ulbricht.

Bahkan, para pendukung Ulbricht telah mengirimkan petisi untuk membuat Presiden Donald Trump memberikan grasi kepada Ulbricht. Petisi tersebut diunggah ada laman change.org dan sudah terkumpul hingga 366.800 tanda tangan hingga saat ini.

Melalui dua wartawan Gedung Putih, Asawin Suebsaeng dan Adam Rawnsley, menyampaikan bahwa ada dua sumber yang mengklaim kalau Trump tengah mempelajari dokumen terkait dengan kasus Ulbricht dan mulai menumbuhkan simpati terhadap bos Silk Road tersebut.

“Dua dari sumber ini mengatakan bahwa Presiden terkadang secara pribadi menyatakan simpati atas situasi Ulbricht dan telah mempertimbangkan namanya, antara lain, untuk putaran pergantian dan pengampunan berikutnya sebelum pelantikan 20 Januari dari lawannya dari Partai Demokrat tahun 2020,” bunyi laporan kedua wartawan seperti dilansir Kanalcoin.com dari News.Bitcoin.com.

Meski belum pasti apakah Trump akan memberikan potongan hukuman atau grasi untuk Ross Ulbricht, namun Ulbricht mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. Salah satu pihak yang sangat mendukung Ulbricht adalah aktivis terkenal asal Amerika Serikat, Weldon Angelos.

Angelos menyampaikan kalau keluarga Ulbricht telah meminta dukungan dirinya dan organisasi yang dia miliki. Selain itu, Angelos juga dikabarkan sudah meneruskan dokumen yang ada ke Gedung Putih sejak Februari lalu.

“Pada awal tahun, keluarga Ulbricht telah menghubungi kami untuk mendapatkan dukungan kami, dan organisasi saya dan saya telah mendukung pergantian penuhnya, dan saya berharap Presiden Trump akan meringankan hukumannya secara keseluruhan,” kata Angelos.

“Kasus ini mungkin mendapat dukungan lebih dari yang pernah saya lihat dalam kasus seperti ini sebelumnya,” ucap Angelos menambahkan.

Ibu Ross Ulbricht, Lyn Ulbricht, juga berharap anaknya bisa mendapatkan keringanan hukuman dari Trump. Lyn ingin anaknya bisa mendapatkan kesempatan untuk kedua kalinya.

“Kami berdoa dan tetap berharap bahwa dia akan menunjukkan belas kasihan pada Ross, seperti yang dia telah lakukan ke orang lain, dan meringankan hukumannya dan memberi putra saya kesempatan kedua dalam hidup,” ujar Lyn

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments