Goldman Sachs Ditinggal Petingginya Yang Lebih Fokus Ke Investasi Cryptocurrency

goldman sachs

Share :

Goldman Sachs Group Inc, layanan keuangan, kehilangan salah satu petingginya dan dua anggota eksekutifnya pada 5 Februari lalu. Salah satunya adalah Rana Yared yang berencana keluar dari posisinya itu di Goldman Sachs untuk VC. Padahal Yared memiliki peran utama selama berada di Goldman. Sejak 2017, industri blockchain dan crypto telah melihat masuknya entitas pasar tradisional dalam beberapa kapasitas.

Seperti isyarat Goldman tentang minat perusahaan yang berpotensi tumbuh di industri pada Juli 2019 lalu. Beberapa bekas petinggi Goldman pun telah pindah ke industri ini sejak musim gugur lalu. Termasuk Howard Surloff yang bergabung dengan penasihat umum Blockchain.com pada Oktober lalu. Yared pun sudah terjun ke crypto ketika memimpin Goldman.

Ia mengalokasikan sebagian dana perusahaan ke dalam bisnis teknologi yang sedang naik ini. Bahkan Yared memiliki sekitar 2 milyar dolar AS sebagai dana yang diinvestasikan kepada crypto. Selama di Goldman, ia juga mengelola investasi untuk perusahaan dan memiliki karyawan sekitar 30 orang lebih. Yared sendiri memulai karir di Goldman sejak 2006 silam.

Padahal sebelumnya, Goldman baru mengintegrasikan platformnya dengan konten Lisensi Data berkelas dunia milik Bloomberg. Artinya, Goldman menjadi bank investasi global pertama yang menggunakan data Bloomberg untuk aplikasi internal kepada klien. Melalui hubungan kontraktual itu, pengguna Goldman Sachs Marque akan dapat melihat referensi Bloomberg serta data dan harganya.

Data itu dapat digunakan sebagai bagian dari rangkaian layanan dan alat analisis yang menyediakan transisi antara data Goldman dan Bloomberg kepada kliennya. Klien Marquee ini juga yang dapat diunduh secara langsung dan meningkatkan efisiensi serta merampingkan alur kerja data mereka. Hal itu dijelaskan oleh Gerard Francis selaku Kepala Global Data Perusahaan Bloomberg.

“Dengan meningkatnya efisiensi dalam perdagangan, lembaga keuangan mencari penggunaan data dan teknologi untuk menawarkan klien dengan solusi yang lebih menarik dan efisien. Dengan mengintegrasikan data referensi pasar dan harga terkemuka Bloomberg dengan Marquee, klien akan memiliki pengalaman data yang mulus di seluruh platform,” kata Francis.

Marquee sendiri adalah etalase digital Goldman Sachs untuk layanan klien institusional, memberikan wawasan pasar, alat analisis, layanan eksekusi dan pengembang layanan fata secara langsung melalui platform digital yang terintegrasi. Marque juga memungkinkan klien dan Goldman Sachs untuk mengkonsumsi konten, analisis risiko dan harga yang akhirnya terlibat dengan perusahaan untuk berdagang.

Disediakan juga layanan dan data secara langsung melalui API, sehingga klien dapat memberi daya aplikasi mereka secara langsung dengan sumber data baru, termasuk bidang Lisensi Data terkemuka di industri Bloomberg. “Goldman Sachs berkomitmen untuk membantu klien menavigasi kebutuhan investasi mereka,” kata Anne Marie Darling, Mitra dan Kepala Penjualan Platform Multi-Aset dan Distribusi Marquee Goldman Sachs.

Randy Ntenk
Author: Randy Ntenk

Freelance writers

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments