European Investment Bank Terbitkan Obligasi Digital, Nilai Ethereum Ikut Meroket

Ether Capai Level Tertinggi

Share :

Kanalcoin.com – Mata uang kripto Ethereum (ETH) mencetak rekor tertinggi pada Rabu (28/4/2021). Harga ethereum naik ke level $2.709 selama perdagangan Asia pada hari tersebut. Menurut Coingecko, kenaikan ini menjadi puncak tertinggi pada aset ethereum.

Dilansir Kanalcoin.com dari Cointelegraph, kenaikan ethereum didukung oleh adanya berita positif dari European Investment Bank (EIB).

Penyedia metrik cryptocurrency melaporkan ada keuntungan 7% selama 24 jam terakhir pada hari Rabu. Dalam seminggu terakhir pun, berdasarkan kapitalisasi pasar aset digital terbesar kedua di dunia ini mencatat ada keuntungan 15,7%.

Oleh karenanya, langkah tersebut berhasil mendorong kapitalisasi pasar erthereum ke rekor puncak $312 miiar.

Kendati demikian, ada beberapa faktor yang memicu kenaikan harga ethereum. Menurut laporan Reuters yang dilansir dari Cointelegraph, salah satu faktor kenaikannya dipicu oleh EIB yang meluncurkan penjualan obligasi digital menggunakan jaringan ethereum.

EIB menerbitkan obligasi digital selama dua tahun senilai 100 juta euro atau berkisar $120,8 juta. Menurut analis Bloomberg yang tidak disebutkan namanya, penjualan obligasi akan dipimpin oleh Goldman Sachs, Banco Santander, dan Societe Generale.

Pada Jum’at (23/4/2021) lalu, Societe Generale mengumumkan bahwa anak perusahaannya telah menerbitkan obligasi senilai 100 juta euro sebagai token keamanan pada blockchain ethereum. Hal ini membuatnya dianugerahi peringkat triple-A teratas oleh Moody’s dan Fitch.

Sementara itu, Kepala Pendapatan SFOX, Danny Kim, menyebutkan berita tersebut berhasil memicu pembelian ethereum dalam jumlah besar. Terbukti, pasokan ethereum pun kian menipis, sehingga harganya terus melonjak.

“Jumlah ethereum yang disimpan di bursa, terus menurun. Jumlahnya lebih rendah dan posisinya terendah dalam satu tahun terakhir. Dengan sedikitnya pasokan ethereum di bursa, kecil kemungkinan terjadi aksi jual beli besar-besaran,” ujar Kim.

Masih menurut laporan Cointelegraph, kebangkitan kembali protokol dan token terkait DeFi, ditambah dengan jatuhnya harga gas juga bisa menjadi pendorong momentum. Pada saat penulisan, harga transaksi rata-rata di jaringan telah turun menjadi $10,73 menurut Bitinfocharts.

Di samping itu, analis crypto Altcoin Sherpa memperkirakan, ethereum akan terus mengungguli bitcoin (BTC). Dalam beberapa minggu mendatang, diprediksi harga ethereum menembus $3.000.

Berdasarkan data Cointelegraph, per Rabu (28/4/2021) siang, adapun harga terakhir ethereum berkisar $2,634,97. Naik 4,92% dibandingkan harga sebelumnya.

(*)

Redaksi-Kanalcoin
Author: Redaksi-Kanalcoin

Cryptocurrency Media

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments