Elon Musk dan Mark Cuban Kompak Sebut Dogecoin sebagai Mata Uang Kripto Terkuat

Elon Musk dan Mark Cuban

Share :

Kanalcoin.com – CEO Tesla, Elon Musk, dan pemilik dari tim NBA Dallas Mavericks, Mark Cuban, memiliki keyakinan bahwa dogecoin adalah mata uang kripto terkuat untuk membayar barang dan jasa.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC yang dikutip Kanalcoin.com pada Jumat (13/8/2021), Mark Cuban mengatakan bahwa dogecoin adalah media yang dapat digunakan untuk memperoleh barang dan jasa. Bahkan, Dogecoin juga menjadi mata uang kripto terkuat sebagai alat tukar.

Pendapat Cuban terkait Dogecoin ini kemudian disetujui oleh Elon Musk melalui akun Twitter-nya yang mengamini postingan berita dari CNBC tersebut. Musk menuliskan dalam kolom komentar bahwa ia sudah pernah mengatakan hal ini sebelumnya.

Pada Juli lalu, Musk pernah menegaskan dukungannya untuk dogecoin dengan mengubah foto profilnya dengan gambar Shiba Inu, simbol anjing yang mewakili Doge. CEO Tesla ini juga mengkonfirmasi bahwa ia tidak memiliki keinginan untuk menjual dogecoinnya.

Anak laki-lakinya, X Ӕ A-Xii, juga disebut-sebut memiliki beberapa Dogecoin. Selain itu, Musk juga ikut mendorong peningkatan Dogecoin. Di sisi lain, Mark Cuban mulai menerima dogecoin pada Maret lalu.

Sejak saat itu, pemilik Dallas Mavericks itu telah mengungkapkan bahwa penjualan substansialnya dilakukan dengan DOGE. Bahkan, ia mendesak Ellen Degeneres untuk menerima miliknya di toko pembawa acara talk show tersebut.

Lebih lanjut, dalam mendorong penggunaan dogecoin untuk pembayaran, Cuban dalam cuitan Twitter-nya pada Kamis lalu mengatakan bahwa Mavericks akan membuat pengumuman khusus tentang dogecoin.

Ia memberi promo bahwa penggemarnya yang membayar dengan Dogecoin akan diberi harga khusus selama musim panas.

Di balik euforia ini, beberapa orang malah tidak setuju dengan Cuban dan Musk mengenai manfaat dogecoin yang menekankan bahwa meme kripto memiliki persediaan yang tak terbatas.  Namun, argumen pasokan tak terbatas ini tidak mengurangi antusiasme Cuban terhadap dogecoin.

Salah satu dari mereka yang tidak setuju adalah Co-star Cuban di Shark Tank, Kevin O’Leary, Ia tidak begitu tertarik pada meme mata uang kripto. Bahkan, baru-baru ini ia mengatakan bahwa tidak akan berinvestasi di dogecoin.

O’Leary merasa heran dengan orang-orang yang menggunakan Dogecoin. Ia berspekulasi bahwa hal tersebut tidak ada bedanya dengan pergi ke Las Vegas dan menaruh uang mereka pada warna merah atau hitam.

Dogecoin yang sering dikritik karena dianggap kurang dikembangkan dan konsentrasi tokennya tinggi di antara yang lainnya malah telah mengalami pelonjakan di tahun ini karena banyak orang yang bertaruh bahwa dogecoin akan terus naik.

Bahkan, para public figure juga ikut berspekulasi bahwa harga dogecoin akan naik hingga 1 dolar Amerika Serikat (AS) per token.

Hal ini didukung dengan sebuah survei dari Finder baru-baru ini menunjukkan bahwa panel ahli memperkirakan harga dogecoin mencapai $1,21 pada tahun 2025 dan $3,60 pada tahun 2030.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments