Dapatkan Suntikan Dana dari Co-Founder Facebook, CoinDCX Resmi Jadi Unicorn

coindcx jadi unicorn

Share :

Kanalcoin.com – Eduardo Saverin merupakan salah satu tokoh penting dalam pendirian platform media sosial Facebook. Baru-baru ini, Saverin melakukan langkah mencengangkan dengan melakukan pendanaan terhadap salah satu crypto exchange di India, yakni CoinDCX.

CoinDCX sendiri merupakan salah satu perusahaan pertukaran crypto di India yang berbasis di Mumbai. Saverin melakukan pendanaan terhadap CoinDCX melalui perusahaan yang dia pimpin, yakni B Capital Group.

Dalam putaran pendanaan seri C yang dilakukan tersebut, CoinDCX mengantongi dana sebesar $90 juta atau setara dengan Rp1,29 triliun. Tak hanya B Capital Group, ada beberapa perusahaan juga yang memutuskan untuk melakukan investasi. Beberapa perusahaan tersebut adalah Block.one, Coinbase, Ventures, Polychain, dan Jump Capital.

Dilansir Kanalcoin.com dari Cointelegraph, nilai valuasi CoinDCX kini bahkan mencapai $1,1 miliar (sekitar Rp15,8 triliun). Nilai valuasi tersebut membuat CoinDCX menjadi perusahaan pertukaran crypto pertama di India yang menyabet status unicorn. Bahkan, capaian tersebut membuat CoinDCX sejajar dengan para raksasa crypto, seperti Binance dan Ripple.

CEO CoinDCX, Sumit Gupta, menegaskan kalau dana yang mereka dapatkan akan digunakan untuk kepentingan pengembangan bisnis. Gupta berencana untuk melakukan kemitraan dengan berbagai perusahaan di bidang fintech.

Tak hanya itu, CoinDCX juga akan melakukan pembangunan fasilitas riset dan pengembangan terkait teknologi keuangan dan kripto. Gupta juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah untuk membuat kebijakan positif terkait teknologi blockchain.

“Kami akan bergandengan tangan atau menjalin kemitraan dengan pemain fintech kunci untuk memperluas basis investor kripto, mendirikan fasilitas Penelitian & Pengembangan (R&D), memperkuat percakapan kebijakan melalui wacana publik, bekerja dengan pemerintah untuk memperkenalkan peraturan yang menguntungkan, pendidikan , dan meningkatkan inisiatif perekrutan,” ucap Gupta.

Per 2018, crypto exchange yang berbasis di India tersebut telah menjaring setidaknya 3,5 juta pengguna baru dalam rentang tahun berjalan. Dengan adanya putaran pendanaan yang mereka lakukan, perusahaan bertujuan mempercepat proses untuk menjangkau setidaknya 50 juta pengguna di seluruh penjuru negeri.

Meskipun CoinDCX berhasil mencatatkan diri mereka sebagai unicorn pertama di India yang berstatus sebagai unicorn, Pemerintah India tetap tidak memiliki sikap tegas terhadap berkembangnya mata uang kripto dan teknologi blockchain.

Hal tersebut jelas membuat sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang cryptocurrency di India menjadi semakin waspada. Padahal, sejumlah negara sudah memutuskan sikap mereka terhadap kripto secara tegas.

Sebuah asosiasi teknologi independen di India, IndiaTech.org, sudah berusaha untuk memberikan rekomendasi kerangka regulasi mengenai aset kripto kepada pemerintah India.

IndiaTech.org meminta pemerintah untuk mendefinisikan cryptocurrency sebagai aset digital dan bukan mata uang. Sehingga, cryptocurrency bisa mendapatkan pengakuan layaknya emas, saham, atau sekuritas yang bisa dipasarkan.

Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman, baru-baru ini juga mulai menunjukkan dukungan terhadap penggunaan mata uang kripto. Sitharaman menyebut kalau pihak regulator akan mengizinkan transaksi tertentu dan tidak melarang penggunaan cryptocurrency secara langsung.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments