Capai Kapitalisasi $2 Triliun, Cryptocurrency Kini Sama Berharganya dengan Apple

Kapitalisasi Cryptocurrency Sama Berharganya dengan Apple

Share :

Kanalcoin.com –  Seluruh cryptocurrency kini memiliki nilai yang sama berharganya dengan raksasa teknologi dunia, Apple. Hal itu terjadi setelah nilai kapitalisasi seluruh cryptocurrency yang ada menyentuh angka $2 triliun.

Menurut data dari Goingecko yang dilansir Kanalcoin.com dari Cointelegraph, seluruh cryptocurrency di pasar saat ini telah melampaui angka $2 triliun dalam hal kapitalisasi pada 5 April lalu. Hal tersebut dipicu oleh pertumbuhan yang mengesankan dari bitcoin (BTC) dan ether (ETH) selama 2021.

Kondisi tersebut membuat pasar cryptocurrency saat ini sama berharganya dengan perusahaan teknologi terbesar di dunia, Apple. Apple saat ini merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia setelah raksasa minyak Arab Saudi, Aramco.

Nilai kapitalisasi yang terjadi saat ini bisa dibilang merupakan peningkatan 100 persen dari tiga bulan sebelumnya. Pada 7 Januari 2021 silam, nilai kapitalisasi pasar cryptocurrency melampaui $1 triliun. Saat itu, harga bitcoin mencapai angka $33 ribu per koinnya.

Ada beberapa hal yang rupanya mempengaruhi naiknya nilai kapitalisasi pasar cryptocurrency saat ini. Alasan pertama adalah mulai terjunnya sejumlah raksasa keuangan dunia ke dunia crypto, seperti PayPal dan Visa.

PayPal dan Visa semakin ke sini semakin mendukung adanya penerapan teknologi cryptocurrency. Bahkan, keduanya telah menyediakan layanan keuangan yang mendukung penggunakan cryptocurrency, khususnya bitcoin, akhir-akhir ini.

Alasan yang kedua adalah menurunnya volatilitas yang dimiliki oleh bitcoin selama beberapa hari terakhir. Hampir sebulan ini, bitcoin mengalami perubahann harga yang konsisten berada di kisaran antara $55 ribu hingga $60 ribu per koinnya.

Angka tersebut merupakan yang paling rendah sejak November 2020 lalu. Selain itu, volatilitas yang rendah dari bitcoin juga membuat ETH serta altcoin yang lain menjadi lebih stabil dan tidak mengalami penurunan yang parah. Pada waktu yang sama, ETH juga mencapai harga tertinggi sepanjang masa mereka, yakni $2 ribu per koinnya.

Partner di Moonrock Capital, Jonathan Habicht, menyampaikan kalau selama ini investor menunggu harga BTC dan ETH sedang turun untuk mengeruk sebanyak-banyaknya cryptocurrency yang ada. Akan tetapi, kondisi tersebut justru tidak baik untuk jangka panjang. Menurut Habicht, bearish pada pasar cryptocurrency saat ini bukan pilihan yang baik untuk masa depan.

“Saya tahu begitu banyak orang yang hanya menunggu untuk meningkatkan $BTC $ETH dan posisi Altcoin utama mereka selama penurunan yang lebih besar dan mereka pasti bukan satu-satunya. Pasar bearish bukanlah pilihan bagus di masa mendatang,” ujar Habicht.

Alasan yang terakhir adalah mulai masuknya Coinbase ke dalam bursa Nasdaq pada bulan ini. Coinbase sendiri merupakan bursa cryptocurrency terbesar di Amerika Serikat. Dengan demikian, masuknya Coinbase ke Nasdaq akan membuat cryptocurrency semakin menguat.

Pada 2 April, Coinbase menyampaikan kalau Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah menyetujui pengajuan S-1 milik mereka. Rencananya, Coinbase akan mulai terdaftar di Nasdaq pada 14 April mendatang.

“Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa sebelumnya hari ini, SEC menyatakan pernyataan pendaftaran S-1 kami efektif dan kami berharap pencatatan langsung kami terjadi pada 14 April 2021, dengan perdagangan saham biasa Kelas A kami di @NASDAQ di bawah ticker simbol COIN,” bunyi pernyataan resmi Coinbase.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments