Bukan Miliarder Biasa, Inilah Profil Vitalik Buterin

Vitalik Buterin

Share :

Kanalcoin.com – Masih muda, pintar, dan kaya raya. Begitulah sosok Vitalik Buterin di mata pegiat cryptocurrency. Sosoknya menjadi kian terkenal sejak harga cryptocurrency menjulang tinggi beberapa waktu lalu.

Selama pandemi, transaksi cryptocurrency mampu mencapai angka Rp19,2 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 26,4% dari tahun lalu. Cryptocurrency sendiri adalah uang digital yang berdiri sendiri, tidak seperti mata uang fiat yang diatur dan dimiliki suatu negara.

Uang digital tidak tercetak dan jumlahnya hanya terbatas. Aset ini bisa digunakan di berbagai negara tanpa harus melewati proses exchange. Selain itu, cryptocurrency juga bisa digunakan untuk berbelanja dan dijadikan investasi.

Siapakah Vitalik Buterin?

Vitalik Buterin adalah pria asal Rusia kelahiran 31 Januari 1994. Orang tuanya bernama Natalia Ameline dan Dmitriy Buterin. Ibunya adalah seorang Senior Finance Executive untuk berbagai industri.

Vitalik Buterin dikenal sebagai seseorang yang handal dalam membuat keputusan, manajemen operasional, dan merencanakan strategi keuangan. Bersama ibu dan ayahnya yang merupakan ilmuwan komputer, Vitalik Buterin tinggal di kota Kolomna yang terletak 100 km dari ibukota Rusia, Moskow.

Ketika usianya menginjak 6 tahun, keluarganya pindah ke Kanada. Meski belum genap sepuluh tahun, ayahnya memperbolehkan Vitalik untuk bertransaksi dengan cryptocurrency. Inilah yang menjadi cikal bakal Vitalik terjun pada bisnis kripto.

Vitalik Buterin lulus dari Universitas Waterloo tahun 2014. Di tahun yang sama, ia pernah mendapatkan penghargaan Thiel Fellowship yang memberikan beasiswa USD 100.000 bagi kaum muda di bawah 23 tahun untuk mengejar minat di luar akademis mereka.

Beasiswa tersebut didanai oleh Peter Thiel yang merupakan investor Facebook sekaligus pendiri PayPal. Vitalik pernah masuk dalam “Top 100 Influencer” di Majalah Time. Ia bahkan disandingkan dengan presiden El Salvador, Nayib Bukele, dan Elon Musk yang merupakan CEO Tesla serta SpaceX.

Vitalik Buterin Twitter telah diikuti lebih dari 2,4 juta pengikut. Ia cukup sering menggunakan platform media sosial ini dan tak jarang menjadi pembicara dalam Podcast atau acara seminar yang membahas tentang ruang kripto.

Berapa Kekayaan Vitalik Buterin?

Berdasarkan majalah Forbes, Vitalik Buterin masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Ia diprediksi memiliki sekitar 334.000 Ether yang jika diperjualbelikan nilainya bisa mencapai $3,415 per koinnya. Total kekayaan bersih Vitalik Buterin yang berasal dari kepemilikan Ether diperkirakan mencapai $14,4 miliar.

Vitalik mengembangkan Ethereum pada tahun 2013 ketika usianya masih 19 tahun. Selain menjabat sebagai Co-Founder Ethereum Foundation, ternyata Vitalik pernah menjabat sebagai Co-Founder Bitcoin Magazine dan General Partner di Fenbushi Capital.

Vitalik mendirikan Bitcoin Magazine pada tahun 2012. Majalah ini biasa mempublikasikan informasi terkait Bitcoin dan kripto.

Ketika Vitalik masih berusia 10 tahun, ia sudah menulis kode untuk mini games. Ia melakukannya dengan komputer tua yang dilengkapi sistem operasi Windows 95 dan buku programming C++ dengan Allegro. Pada tahun 2011, ayahnya mengenalkan Bitcoin pada Vitalik. Keahliannya terus berkembang hingga ia dikenal sebagai programmer Rusia-Canada.

Selama duduk sebagai pelajar, Vitalik juga pernah mengikuti Olimpiade Internasional Informatika sebanyak dua kali. Ia bahkan menempati peringkat keempat pada Olimpiade tersebut. Ia juga ikut terlibat sebagai pengembang untuk proyek Cody Wilson, Dark Wallet, dan Cryptocurrency Egora. Vitalik juga pernah dinobatkan sebagai ilmuwan komputer terpopuler ke-165.

Vitalik Buterin Dikenal Dermawan

Selain pandai, Vitalik Buterin juga dikenal dermawan. Ia pernah menyumbangkan dana sebesar USD 600.000 dalam bentuk Ether dan Make untuk membantu penanganan Covid-19 yang ada di India.

Tak berhenti disitu saja, ia bahkan pernah berdonasi senilai USD 150.000 atau setara dengan Rp2,1 miliar. Donasi tersebut ia serahkan pada SENS Research Foundation pada 2020 lalu. Ia juga berdonasi sebesar USD 2,4 juta atau setara dengan Rp34 miliar untuk penelitian di bidang bioteknologi peremajaan dan perluasan kehidupan manusia.

Vitalik Buterin, Pendiri Ethereum

Sepanjang tahun 2021, nilai Ethereum telah meningkat hingga empat kali lipat. Hal inilah yang membuat Vitalik Buterin kaya raya dan masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia bersama dengan tiga orang temannya yakni Anthony Di Iorio, Mihai Alisie, dan Charles Hoskinson.

Ethereum pertama kali diluncurkan pada 30 Juli 2015 silam. Namun sebenarnya, proyek Ethereum sudah dimulai sejak 2013. Salah satu produk Ethereum, Ether, bisa diperoleh di Toko Crypto dan platform exchange yang tersebar di berbagai negara.

Ether dikenal sebagai alternatif kripto yang selalu menempati posisi pertama diantara alternatif kripto lainnya. Ether sering disebut sebagai tandingan dari Bitcoin. Ether dibangun pada blockchain Ethereum yang memiliki kelebihan sebagai berikut:

  1. Memiliki fitur smart contract yang membuat transaksinya aman. Fitur tersebut berfungsi untuk mengelola perjanjian keuangan antarpengguna, sebagai akun multisignature, penyimpanan, dan pihak ketiga.
  2. Ethereum dikembangkan dengan open source. Alhasil, transaksinya lebih transparan dan stabil. Resiko kegagalan transaksi dapat terselesaikan dengan hanya memasukan source code saja.
  3. Ethereum merupakan blockchain terdesentralisasi yang tidak memiliki otoritas terpusat. Transaksi melalui blockchain Ethereum dijamin tidak akan mengalami gagal proses.

Cardano dan Vitalik Buterin

Seakan tak pernah puas dengan pencapaiannya, Vitalik Buterin pun mulai tertarik dengan Cardano. Melalui Podcast yang dipandu oleh Lex Fridman, Vitalik telah menjalin kerjasama dengan founder Cardano sekaligus Co-founder Ethereum, Charles Hoskinson.

Itulah profil singkat mengenai Vitalik Buterin yang masih muda namun sudah banyak menuai prestasi. Ia merupakan salah satu sosok yang punya pengaruh besar dalam dunia kripto saat ini.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments