Binance dan Hermitage Museum Bikin NFT Lukisan Da Vinci dan Van Gogh

Hermitage dan Binance buat NFT

Share :

Kanalcoin.com – Proses digitalisasi nampaknya semakin luas di berbagai bidang dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam bidang seni. Kabar terbaru menyampaikan kalau ada rencana untuk menerbitkan koleksi token NFT untuk berbagai jenis lukisan yang terkenal.

Dilansir Kanalcoin.com dari Cointelegraph, salah satu perusahaan cryptocurrency terbesar di dunia, Binance, akan bekerja sama dengan salah satu museum terbesar di dunia yang berada di Rusia, yakni Hermitage Museum untuk melakukan digitalisasi terhadap beberapa lukisan terkenal.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Binance pada Selasa (27/7/2021) waktu setempat. Binance mengungkapkan kalau mereka akan mengeluarkan token NFT, yang selama ini dikenal sebagai token yang tidak bisa dipertukarkan dengan token milik orang lain.

Beberapa karya seni terkenal di dunia yang akan dibuatkan NFT-nya oleh Binance adalah lukisan Madonna Litta karya Leonardo Da Vinci, Lilac Bush karya Vincent van Gogh, Corner of the Garden at Montgeron karya Claude Monet, dan Judith karya Giorgione.

Rencananya, Binance akan menerbitkan dua salinan NFT dari masing-masing lukisan tersebut. Token pertama akan dilelang melalui pasar NFT milik Binance. Sementara token kedua akan disimpan oleh pihak Hermitage Museum. Seluruh token NFT yang diterbitkan akan ditandatangani langsung oleh Direktur Hermitage Museum, Mikhail Piotrovsky.

Dari pihak Hermitage Museum sempat menyampaikan pernyataan resmi dalam laman resmi mereka. Pihak museum menyebutkan kalau terobosan baru ini digunakan untuk membuat seluruh pihak bisa menjangkau Hermitage Museum, baik dalam hal kepemilikian maupun kunjungan.

Selain itu, kerja sama antara Hermitage Museum dengan Binance tersebut juga ingin mengedepankan sifat demokratis yang ditekankan oleh pihak museum. Selain itu, langkah ini akan menjadi awal dari digitalisasi koleksi karya seni terkenal yang bersejarah di seluruh dunia.

Sementara itu, Piotrovsky menyampaikan kalau pihaknya akan terus memanfaatkan teknologi yang ada, termasuk NFT untuk memajukan karya seni di seluruh dunia.

“Teknologi baru, khususnya blockchain, telah membuka babak baru dalam pengembangan pasar seni, dipimpin oleh kepemilikan dan jaminan kepemilikan ini,” ujar Piotrovsky.

Kepala Binance NFT, Helen Hai, menyampaikan kalau langkah kali ini bisa menjadi gerbang baru menuju digitalisasi global di semua bidang. Hal itu dikarenakan Binance mampu bekerja sama dengan salah satu museum terbesar di dunia.

Hai juga menyampaikan kalau pihak Binance akan sangat senang bisa bekerja sama dengan Hermitage Museum untuk melakukan terobosan terkait pengoleksian karya seni secara digital.

“Pengakuan teknologi blockchain dan NFT oleh salah satu museum terbesar di dunia adalah langkah lain menuju digitalisasi global,” kata Helen Hai.

“Kami sangat menghargai kesempatan untuk bekerja sama dengan The State Hermitage, bersama-sama kita membuat sejarah,” tutur Hai melanjutkan.

Hasil lelang NFT tersebut nanti akan disumbangkan semuanya ke Hermitage Museum yang ada di Saint Petersburg. Dana lelang akan digunakan untuk mengembangkan museum agar semakin maju ke depannya.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments