Apa Itu WBTC (Wrapped Bitcoin)? Token BTC Berbasis Ethereum

Apa itu WBTC

Share :

Apa itu WBTC – Dalam masa pandemi investasi kripto menjadi pilihan banyak investor. Selain coin nya para investor juga berminat dengan token salah satunya adalah WBTC. Pertanyaannya apa itu WBTC (Wrapped Bitcoin)?

Wrapped bitcoin adalah token ERC-20 yang mewakili BTC atau bitcoin di blockchain Ethereum. Token tidak sama dengan coin karena tidak memiliki blockchain. Token umumnya aset digital yang dirilis dari suatu project.

Token ini memiliki fungsi yang sama dengan coin mampu dijadikan alat pembayaran. Wrapped Bitcoin muncul untuk mengatasi masalah BTC dan diterbitkan oleh blockchain Ethereum. Untuk setiap 1 unit WBTC bisa sebanding dengan 1 BTC.

Sejarah WBTC

WBTC sebenarnya bukanlah token yang baru. Token ini sudah muncul sejak 30 Januari 2019 lalu. WBTC dibuat dari gabungan kerjasama dari Kyber Network , BitGo, dan Republic Protocol. Selain itu ada pula MakerDAO, DDEX, Hydro Protocol, Set Protocol, Prycto, Dharma, Airswap, IDEX, Compound, RadarRelay, Gnosis hingga Blockfolio yang mendukung project ini.

Wrapped bitcoin merupakan token pertama ERC 20 yang didukung oleh Bitcoin. Banyak yang menyebut token ini sebagai aset digital yang stabil. Harga WBTC sendiri saat ini telah mencapai $47.635 per tokennya.

Token ini telah diperdagangkan pada 72 platform exchange dan aktif diperdagangkan pada 507 pasar kripto.

Volume perdagangan WBTC mampu menempati posisi keempat dibawah BTC, USDT dan ETH. WBTC merupakan inisiatif dari DAO yakni organisasi otonomi terdesentralisasi. Artinya ekosistem WBTC diatur oleh komunitas.

Wrapped bitcoin cash memakai kontrak multi sig dimana setiap keputusan transaksinya dibuat untuk jaringan pembaruan atau modifikasi sederhana dengan ketentuan telah disetujui oleh anggotanya. Jumlah volume WBTC dapat diverifikasi serta transparan.

Mekanisme kerjanya memakai konsensus proof to reserve yang terdukung oleh aset dasarnya. Ada tiga istilah yang digunakan dalam ekosistem WBTC diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. User yang merupakan individu yang melakukan transaksi keuangan atau memegang transaksi dengan bitcoin yang beredar pada jaringan ethereum.
  2. Merchants adalah pihak yang mengatur bagaimana distribusi WBTC ini dilakukan
  3. Kustodian ialah organisasi yang memegang aset token yang diwakilinya. Misalnya saja BitGo memegang aset dasar yang mana mendukung WBTC.

Cara kerjanya dimulai dengan user mengkonversi BTC yang dimiliki menjadi WBTC.Dalam mencetak token atau memproses konversi BTC ke WBTC dilakukan oleh pihak merchant.

Setelah pedagang melakukan verifikasi ia akan meminta kustodian menukar BTC yang tadi hendak dikonversi kedalam WBTC. Lalu token WBTC akan dibagikan kembali ke user untuk digunakan.

Kelebihan WBTC

Tentunya token WBTC ini memiliki keunggulan tersendiri dibanding token lainnya. Selain didukung BTC dan Ethereum kelebihannya bisa kamu simak di bawah ini:

  • WBTC merupakan aset likuid terbesar dalam ekosistem Ethereum yang terdesentralisasi
  • WBTC merupakan token standar dalam ERC20 untuk membuat smart contract untuk bitcoin. Dengan menggunakan token ini kamu bisa membuat smart contract terintegrasi dengan bitcoin
  • Memperbaiki beragam nodes dan mengatur kebutuhan transaksi dengan didukung oleh berbagai mata uang. Untuk penukaran, wallet dan pembayaran apps bisa diatur dengan Ethereum node
  • Terjaminnya proses issuing atau penerbitan dan pemusnahan token  WBTC dengan bitcoin di blockchain bitcoin
  • Memakai teknologi DeFi atau Decentralized Finance yakni sistem terbuka yang dijalankan dengan smart contract. Sistem ini digunakan pada platform Ethereum. Sistem ini layaknya agunan yang mana aset yang dijaminkan adalah uang kripto. Keunggulan lainnya dari ekosistem ini adalah dapps mampu meningkatkan likuiditas dari kripto yang dibawa ke jaringan
  • Biaya transfer lebih hemat dan berjalan lancar serta mampu menghemat waktu

Pasokan dari WBTC sendiri saat ini yang beredar lebih dari 200.000 WBTC. Jumlah ini setara dengan 1% dari peredaran bitcoin. Nilai tertingginya dari empat bulan belakangan adalah mencapai $63.727 per tokennya. Sementara smart contract beralamatkan 0x2260fac5e5542a773aa44fbcfedf7c193bc2c599.

Bagaimana Cara Mendapatkan WBTC?

Setelah mengetahui manfaatnya tentu membuatmu tertarik untuk berinvestasi lalu bagaimana cara mendapatkannya? Apakah bisa dengan wrapped bitcoin mining atau ditambang layaknya kripto? Apakah tersedia wrapped bitcoin mining app yang mendukung pertambangannya?

Seperti diungkapkan sebelumnya bahwa token tidak sama dengan koin kripto. Token ini tidak bisa ditambang karena berada pada ERC20.

Walaupun begitu para penambang memiliki peran untuk mengkonfirmasi segala transaksi yang terjadi pada ERC 20 termasuk transaksi dengan WBTC.

Untuk mendapatkan token ini langkah yang bisa kamu lakukan ialah membuat BTC wallet terlebih dahulu pada platform exchange. Wallet ini berguna sebagai rekening sekaligus tempat menyimpan aset digital.

Setelah itu belilah sejumlah BTC. Untuk membeli BTC bisa dengan deposit sejumlah uang dengan mentransfer ke rekening platform exchange.

Ketika harga BTC sedang turun sebaiknya beli beberapa. Ketika ingin mengkonversikan ke dalam WBTC tinggal pilih swap BTC ke WBTC maka akan langsung dikonversikan. Apabila ingin mengkonversikan WBTC ke BTC caranya juga sama.

Pada platform coinlist kamu tinggal memilih unwrap pada WBTC wallet kemudian swap kedalam BTC. WBTC perlu diredeem terlebih dahulu kemudian ditukarkan ke dalam kripto BTC. jika kamu memiliki token Ethereum bisa pula mengirimkannya ke Uniswap dan swap ke WBTC.

Kesimpulan

Apa itu WBTC (Wrapped Bitcoin)? WBTC adalah token yang mendukung BTC yang dibuat pada blockchain Ethereum. Kelebihannya bisa menghemat waktu, biaya transfer dan menggunakan ekosistem DeFi.

Setiap WBTC sama dengan satu BTC dengan nilai yang cenderung stabil. Peredaran WBTC sudah lebih dari 1% dari sirkulasi volume BTC.

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments