Apa itu Cardano (ADA), Aset Kripto Populer di Generasi Blockchain Ketiga

Apa itu Cardano

Share :

Mengenal Apa Itu Cardano

Apa itu Cardano? Cardano adalah platform blockchain proof-of-stake (PoS) yang dibangun dengan tujuan dapat membawa inovasi dan perubahan positif dalam ruang kripto secara global. Dikembangkan dengan metode berbasis bukti, platform ini mengaplikasikan teknologi mutakhir untuk memberikan keamanan dan keberlanjutan dalam sistemnya.

Proyek ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2017 oleh Charles Hoskinson, CEO IOHK yang juga merupakan co-founder jaringan Ethereum. Penamaannya terinspirasi dari seorang polymath asal Italia yang terkenal di abad ke-16 yaitu Gerolamo Cardano.

Kelebihan Cardano

Jika dibandingkan dengan platform cryptocurrency lainnya, ada beberapa poin plus yang dimiliki Cardano. Berikut beberapa kelebihan Cardano, diantaranya:

1. Ekosistem yang Transparan dan Partisipatif

Karena dirancang sebagai platform open-source, maka tidak ada individu atau instansi pusat yang mengatur tata kelola dan pengembangan sistem. Setiap pemegang token memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pengoperasian sistem dan mengajukan usul perubahan mengenai platform dan ekosistem.

Selain itu, pemilik token juga dapat memberikan suaranya dalam setiap kesepakatan untuk menentukan arah pengembangan sistem. Struktur rancangan seperti ini dimaksudkan untuk menciptakan komunitas kripto yang lebih aman, transparan dan adil.

2. Keamanan Tak Tertandingi dengan Protokol PoS

Crypto Cardano adalah salah satu blockchain yang menggunakan protokol PoS yang dikenal dengan Ouroboros untuk mengamankan sistemnya. Protokol ini diyakini lebih aman, hemat energi dan berkelanjutan dibandingkan dengan mekanisme proof-of-work (PoW) yang dipakai mayoritas blockchain seperti Bitcoin.

Ouroboros dikatakan sebagai perpaduan sempurna antara teknologi yang unik dan mekanisme matematis dengan filosofi ekonomi. Hal tersebut memungkinkan desentralisasi jaringan secara berkelanjutan dan aman meski dijalankan dengan daya yang sedikit (empat kali lebih hemat daripada Bitcoin).

Selain itu, setiap transaksi, interaksi, dan pertukaran dalam sistem akan dipulihkan secara permanen dan transparan serta melalui proses validasi yang aman dengan multi-signature dan model UTXO.

3. Inovatif, Responsif, Kredibel

Pengembangan platform yang dilakukan dengan metode berbasis bukti membuatnya dapat beradaptasi dengan cepat, responsif dan menghadirkan berbagai inovasi baru. Integrasi platform telah diteliti dan diuji secara matematis sehingga mampu memberikan basis kode dengan jaminan yang tak tertandingi.

Pertumbuhan Cardano

Cardano termasuk ke dalam blockchain generasi ketiga dalam industri cryptocurrency. Platform ini merupakan alternatif baru yang diperkenalkan setelah blockchain Bitcoin dan jaringan Ethereum yang menjadi dasar perkembangan ruang DeFi (keuangan terdesentralisasi).

Sebagai blockchain populer di generasi ini, Cardano mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik dari tahun ke tahun. Dilansir dari laman Coinmarketcap, salah satu produk dari proyek ini, token ADA, telah diapresiasi lebih dari 1000% sejak awal tahun hingga Juni 2021.

Hingga saat ini, ADA berhasil masuk dalam peringkat lima besar aset kripto yang diperdagangkan di Coinmarketcap. Melampaui DOGE, USDT dan XRP. Per 4 Agustus 2021, harga ADA coin diperdagangkan di angka $39.747 dan mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $746,3 miliar.

Menyusul lonjakan kenaikan harga ADA, cryptocurrency Cardano ADA telah mengumpulkan lebih banyak investor untuk bergabung dalam komunitasnya. Rilisan kantor berita Finbold di Inggris mengungkap jumlah investor jutawan ADA- dengan nilai aset lebih dari $1 juta- mencapai 6.710 orang pada 17 Mei lalu, naik 13 kali lipat sejak awal tahun.

Sam Bourgi dari Cointelegraph berbagi opininya tentang ADA yang memasuki penemuan harga baru. Menurutnya, ADA berpotensi untuk mengalami kenaikan harga dalam jangka pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan tren kenaikan harga ADA di tengah tren penurunan kripto lainnya seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Potensi dan Inovasi Baru Cardano

Anupam Varshney dari Coinmarketcap menyebut Cardano sebagai proyek kripto paling ambisius dan paling menjanjikan diantara blockchain generasi ketiga lainnya. Ia juga memprediksi bahwa platform ini akan tetap populer di industri kripto dalam jangka panjang.

Salah satu yang mendasari opininya adalah pengembangan dan penelitian yang dikerjakan secara konsisten oleh Charles Hoskinson bersama timnya. Selain itu, faktor lain seperti mekanisme konsensus yang kuat, aspirasi untuk membangun tata kelola yang otonom, terdesentralisasi, dan mandiri membuat proyek ini semakin dilirik banyak investor.

Melalui pengembangan protokol Hydra Layer 2, Cardano telah meningkatkan performa penanganan transaksinya. Jika Ethereum diharapkan mampu menangani sekitar 100 ribu transaksi per detik setelah upgrade Sharding, Cardano berhasil menyelesaikan lebih dari 1 juta transaksi per detiknya.

Pada tahun 2020, Hoskinson kembali melakukan inovasi, salah satunya adalah upgrade Shelly. Hal tersebut ditujukan untuk membuat blockchain menjadi 50-100x lebih terdesentralisasi dibandingkan blockchain lainnya. Langkah ini diprediksi mampu membuka jalan bagi ratusan aset kripto lain untuk bergabung dalam jaringan Cardano.

Tahun ini, Hoskinson kembali melakukan inovasi dengan menerapkan lapisan ganda untuk platformnya, yaitu lapisan penyelesaian (CSL) dan lapisan komputasi (CCL). CCL menjadi dasar bagi aktivitas fungsional yang berjalan di platform sementara CSL memungkinkan pemegang token ADA mengirim dan menerima transaksi dengan biaya yang lebih rendah.

Menyusul inovasi tersebut, Juli kemarin, IOHK mengumumkan bahwa proyek Alonzo White Testnet yang mengembangkan fitur kontrak pintar dalam sistem Cardano akan segera dirampungkan. Testnet ini direncanakan selama 2-4 minggu sebelum beralih ke proyek pengujian berikutnya, Alonzo Purple.

Dalam sebuah video Youtube, Hoskinson mengungkapkan bahwa setelah Alonzo White dirilis ke mainnet, diharapkan pengembang dapat meluncurkan DApps, NFT, dsb. Ia juga berharap dapat memanfaatkan biaya transaksi dan jejak karbon ADA yang rendah, serta throughput transaksi yang tinggi untuk memperkenalkan NFT kepada pengguna lainnya.

Setelah mengetahui informasi apa itu Cardano dan melihat potensi perkembangan ADA serta inovasi yang dilakukan oleh Hoskinson, bukankah kamu tertarik untuk mencoba berinvestasi dengan aset kripto satu ini?

(*)

Muhammad Zaki Fajrul Haq
Author: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Follow me at @mzfajrulhaq (Instagram) or @ZakiFajrul (Twitter).

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments